Kalau perut Anda mendadak sakit jam 11 malam lalu Anda lari ke minimarket, besar kemungkinan Anda pulang dengan tangan kosong. Obat yang dijual di minimarket hanya 13 jenis yang ditetapkan lewat pengumuman resmi Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (보건복지부), dan obat diare tidak termasuk di dalamnya.
Begitu Anda melihat susunan 13 jenis itu, alasannya jadi jelas. Pereda demam dan nyeri 5 jenis, obat flu 2 jenis, obat pencernaan 4 jenis, koyo 2 jenis — hanya itu. Obat diare (지사제), obat alergi (antihistamin), dan pereda nyeri antiradang tidak ada dalam daftar itu. Jadi sejak awal sudah terpisah dengan sendirinya: gejala yang selesai di minimarket, dan gejala yang mengharuskan Anda pergi ke apotek.
Untungnya, apotek di Korea sangat mudah ditemukan. Menurut data Badan Jaminan Kesehatan Nasional (국민건강보험공단), jumlah apotek di seluruh Korea per kuartal I 2026 adalah 25.633 apotek (2024: 25.047 → 2025: 25.497, terus bertambah). Ditambah lagi, obat yang bisa dibeli tanpa resep di Korea punya nama resmi menurut undang-undang, yaitu '일반의약품' (ilban-uiyakpum, obat bebas/OTC). Cukup hafal satu kata ini, urusan Anda di apotek jadi jauh lebih sederhana.
Catatan: Semua aturan, daftar produk, dan persentase biaya di bawah ini adalah informasi publik per Agustus 2026. Daftar resmi dan aturan tarif bisa berubah, jadi sebelum benar-benar Anda gunakan, cek ulang di Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (보건복지부, mohw.go.kr) atau Portal Keamanan Obat MFDS (식약처 의약품안전나라, nedrug.mfds.go.kr).
Obat yang Bisa Dibeli Tanpa Resep = 일반의약품 (Obat Bebas)
Pasal 2 Undang-Undang Farmasi Korea (약사법) membagi obat menjadi dua golongan.
- Obat bebas / OTC (일반의약품): obat yang keamanan dan khasiatnya tetap bisa diharapkan meski dipakai tanpa resep dokter atau dokter gigi. Pemilik apotek boleh menjualnya tanpa resep.
- Obat resep (전문의약품): semua obat yang bukan obat bebas. Pada dasarnya harus diracik berdasarkan resep dokter atau dokter gigi.
Jadi, nama tepat untuk "obat yang bisa dibeli tanpa resep" adalah 일반의약품. Pembagian inilah yang jadi garis batas: apa yang bisa Anda beli di apotek, dan apa yang mengharuskan Anda ke rumah sakit dulu.
Ada satu hal yang perlu diperhatikan. Golongan khasiat mana yang masuk obat bebas dan mana yang masuk obat resep ditentukan per produk. Obat yang di negara Anda bisa dibeli tanpa resep bisa saja termasuk obat resep di Korea, dan sebaliknya. Cara paling akurat untuk memastikan status sebuah produk adalah mencarinya satu per satu berdasarkan nama produk atau kandungan di Portal Keamanan Obat MFDS (의약품안전나라, nedrug.mfds.go.kr).
Tips: Kalau obatnya butuh resep, titik awalnya bukan apotek melainkan rumah sakit. Alur dari pemeriksaan sampai keluar resep sudah dirangkum langkah demi langkah di Cara ke Rumah Sakit di Korea.
Cara Beli Obat di Apotek — Sebutkan Gejalanya, Apoteker yang Memilihkan
Tidak masalah kalau Anda masuk apotek tanpa tahu nama produknya. Definisi '복약지도' (bogyak-jido, panduan penggunaan obat) dalam Pasal 2 ayat 12 Undang-Undang Farmasi mencakup "membantu pembeli memilih obat yang dibutuhkannya tanpa melakukan penilaian diagnostik saat menjual obat bebas". Artinya, apoteker memilihkan obat setelah mendengar gejala Anda memang peran yang sudah ditetapkan undang-undang.
Di lapangan, cara ini biasanya lancar.
- Sampaikan gejala apa adanya: bagian mana yang sakit dan seperti apa rasanya, sejak kapan, ada demam atau tidak. Kalau susah bicara, menunjukkan layar aplikasi penerjemah juga sudah cukup ampuh.
- Foto obat yang sedang diminum: kalau ada obat yang Anda konsumsi dari negara asal, tunjukkan foto kemasannya. Ini membantu menghindari obat dengan kandungan yang tumpang tindih.
- Siapa yang akan minum: untuk dewasa atau anak-anak, sedang hamil atau menyusui — pilihan obatnya berbeda.
Panduan penggunaan obat saat peracikan adalah kewajiban menurut Pasal 24 ayat 4 Undang-Undang Farmasi. Ada juga ketentuan denda administratif maksimal 1.000.000 won (Pasal 98) bila dilanggar. Jadi kalau Anda hanya diberi obat tanpa penjelasan, bertanya ulang soal cara minum dan hal yang perlu diperhatikan adalah permintaan yang wajar.
Ada satu keterbatasan nyata yang sebaiknya Anda tahu. Tidak ada daftar 'apotek yang bisa bahasa Inggris'. Kumpulan data 'Informasi Apotek Berbahasa Asing di Seoul' di Seoul Open Data Plaza terakhir diperbarui dengan data tahun 2015, dan layanannya dihentikan pada 17 Februari 2023 atas permintaan dinas sumbernya. Kalau Anda khawatir soal bahasa, lebih aman sekalian memakai kanal telepon multibahasa yang dirangkum di bagian bawah.
13 Obat Siaga di Minimarket — Saat Apotek Sudah Tutup di Malam Hari
Penjualan di minimarket adalah sistem resmi. Namanya 'sistem penjualan obat siaga di luar apotek' (안전상비의약품 약국외 판매제도), berlaku sejak 15 November 2012 lewat revisi Undang-Undang Farmasi, dengan tujuan mengurangi kesulitan mendapatkan obat pada hari libur dan larut malam saat apotek tutup.
Jumlah produknya ada batas atas. Menurut Pasal 44-2 Undang-Undang Farmasi, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan menetapkannya lewat pengumuman resmi dalam batas 'maksimal 20 jenis', dan per Agustus 2026 jenis yang ditetapkan ada 13.
| Nama Produk | Golongan Khasiat | Catatan |
|---|---|---|
| 타이레놀정500밀리그람 (Tylenol Tablet 500mg) | Pereda demam dan nyeri | Kandungan: asetaminofen |
| 타이레놀정160밀리그람 (Tylenol Tablet 160mg) | Pereda demam dan nyeri | Izin produknya ditarik pada Maret 2022, jadi dikabarkan sudah tidak beredar |
| 어린이용타이레놀정80밀리그람 (Tylenol Anak Tablet 80mg) | Pereda demam dan nyeri | Izin produknya ditarik pada Maret 2022, jadi dikabarkan sudah tidak beredar |
| 어린이타이레놀현탁액 (Tylenol Anak Suspensi) | Pereda demam dan nyeri | Bentuk cair |
| 어린이부루펜시럽 (Brufen Sirup Anak) | Pereda demam dan nyeri | Kandungan: ibuprofen |
| 판콜에이내복액 (Pancol A Cairan Minum) | Obat flu | Bentuk cair |
| 판피린티정 (Panpyrin T Tablet) | Obat flu | Bentuk tablet |
| 베아제정 (Bearse Tablet) | Obat pencernaan | — |
| 닥터베아제정 (Dr. Bearse Tablet) | Obat pencernaan | — |
| 훼스탈골드정 (Festal Gold Tablet) | Obat pencernaan | — |
| 훼스탈플러스정 (Festal Plus Tablet) | Obat pencernaan | — |
| 신신파스아렉스 (Shinshin Pas Arex) | Koyo | Pemakaian luar |
| 제일쿨파프 (Jeil Cool Cataplasm) | Koyo | Pemakaian luar |
Daftar resminya memang 13 jenis, tetapi seperti tertulis di tabel, 2 di antaranya — 타이레놀정160밀리그람 dan 어린이용타이레놀정80밀리그람 — izin produknya ditarik pada Maret 2022 karena produsennya (한국얀센 / Janssen Korea) menutup pabriknya di Korea, sehingga dikabarkan tidak lagi beredar. Karena itu banyak penjelasan menyebut bahwa yang benar-benar Anda temui di rak hanya 11 jenis (sementara — perlu konfirmasi resmi).
Tempat penjualannya juga terbatas. Untuk terdaftar sebagai toko penjual, sebuah gerai harus ①menjalankan usaha ritel menurut Klasifikasi Baku Industri Korea, ②beroperasi 24 jam tanpa hari libur, ③menyelesaikan pelatihan penjual, dan ④memiliki sistem barcode, lalu mendaftar ke pusat kesehatan masyarakat (보건소) kota/kabupaten/distrik tempat gerai berada. Karena itu, minimarket yang tidak buka 24 jam tidak menyediakan obat siaga.
Aturan saat membeli juga sudah ditetapkan.
- 1 kemasan per pembelian: untuk setiap jenis, Anda hanya boleh membeli satu kemasan dalam sekali beli.
- Dilarang menjual kepada anak di bawah 12 tahun: sekalipun produknya obat anak, anak tidak boleh membelinya sendiri.
- Dilarang menjual dalam kondisi terbuka: tidak boleh dipecah dan dijual per butir.
- Wajib memasang sertifikat pendaftaran: toko penjual harus memajang sertifikat pendaftaran dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian. Anda bisa mengeceknya di sekitar rak.
Perhatian: Dalam rencana kerja semester II 2026 (diumumkan 16 Juli 2026), Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan menyatakan akan "memperluas jenis dan standar penjualan obat siaga di minimarket". Namun per Agustus 2026 pengumuman resminya belum direvisi, dan jenis tambahan serta tanggal berlakunya belum ditetapkan. Silakan pastikan pelaksanaannya lewat pengumuman Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan.
Obat yang Tidak Bisa Dibeli di Minimarket — Ini Harus ke Apotek
Kalau Anda lihat lagi tabel di atas, golongan khasiatnya hanya ada empat — pereda demam dan nyeri, obat flu, obat pencernaan, dan koyo. Karena itu, untuk situasi berikut Anda tetap harus mencari apotek meski hari sudah larut.
- Gejala diare atau radang usus: obat diare tidak ada dalam daftar resmi.
- Alergi, rinitis, biduran: antihistamin juga tidak ada dalam daftar.
- Nyeri karena peradangan: pereda nyeri antiradang pun di luar daftar.
- Salep, obat tetes mata, antiseptik, dan obat bebas lainnya: kalau tidak masuk dalam daftar 13 jenis, produk itu bukan objek penjualan di minimarket.
Kalau dirangkum, beda keduanya seperti ini.
| Perbandingan | Apotek (약국) | Minimarket 24 jam |
|---|---|---|
| Obat yang bisa dibeli | Obat bebas secara umum | Hanya obat siaga yang ditetapkan pengumuman resmi |
| Jumlah jenis | Tidak ada batas daftar seperti pengumuman resmi | Ditetapkan dalam batas 20 jenis, saat ini 13 |
| Konsultasi apoteker | Anda bisa mendapat panduan penggunaan obat dari apoteker | Penjual hanya orang yang lulus pelatihan, tidak ada konsultasi apoteker |
| Jumlah beli sekali datang | Tidak ada aturan seragam seperti obat siaga; apoteker yang menilai | 1 kemasan per jenis |
| Batas usia | Tidak ada aturan seragam; apoteker menilai dari usia dan kondisi | Dilarang dijual kepada anak di bawah 12 tahun |
| Peracikan obat resep | Bisa | Tidak bisa |
Minuman dan pil pereda mabuk (숙취해소) yang juga terlihat di minimarket bukan obat, melainkan pangan biasa. Sejak 1 Januari 2025, untuk mencantumkan label atau iklan 'pereda mabuk' produsen harus punya data uji pada manusia dan lolos telaah lembaga penelaah mandiri; per Juni 2025 tercatat 80 produk dari 39 perusahaan yang sudah menyelesaikan pembuktian itu. Sifat produk-produk lain yang bisa Anda lihat di rak minimarket dirangkum terpisah di Panduan Lengkap Memanfaatkan Minimarket Korea.
Cara Mencari Apotek yang Buka Malam Hari dan Akhir Pekan
Ada sistem khusus untuk jam larut malam. Apotek Malam Publik (공공심야약국) beroperasi dari pukul 22.00 sampai pukul 01.00 dini hari. Sistem ini mapan setelah revisi Undang-Undang Farmasi memberi dasar hukum bagi kepala pemerintah daerah untuk menunjuk apotek yang beroperasi pada jam larut malam dan hari libur atas permohonan pemilik apotek, sekaligus memberikan dukungan anggaran.
Tetapi apotek seperti ini tidak ada di sembarang tempat. Di Seoul, misalnya, ada 40 apotek yang ditunjuk di 25 distrik, dan sebagian besar beroperasi dengan sistem hari tertentu seperti Senin-Rabu-Jumat atau Selasa-Kamis-Minggu; yang buka 365 hari hanya sebagian. Lokasinya bisa dicek di 'Status Apotek Malam Publik' (공공심야약국 현황) pada Smart Seoul Map (스마트서울맵), dan Pemerintah Kota Seoul pun menyarankan untuk menelepon dulu sebelum datang (sementara — berbeda menurut daerah dan waktu).
Ada tiga cara untuk mencarinya.
| Kanal | Cara Akses | Ciri Khas |
|---|---|---|
| Portal Kegawatdaruratan E-Gen | www.e-gen.or.kr atau aplikasi '응급의료정보제공' | Dikelola Pusat Medis Gawat Darurat Nasional (중앙응급의료센터). Mencari fasilitas medis dan apotek yang sedang buka sekarang |
| 휴일지킴이약국 (Apotek Penjaga Hari Libur) | www.pharm114.or.kr | Dikelola Asosiasi Apoteker Korea (대한약사회). Cari dengan menentukan daerah, tanggal, dan jam; apotek malam publik dan apotek tanpa hari libur juga muncul |
| ☎119 | Telepon | Konsultasi gawat darurat 24 jam sekaligus informasi fasilitas medis dan apotek yang buka, serta jumlah antrean pasien di UGD |
Perhatian: Nomor konsultasi gawat darurat lama, 1339, sudah dihapus pada 22 Juni 2013 dan digabungkan ke 119. Nomor 1339 kadang masih tertinggal di panduan-panduan lama, jadi ingatlah 119.
Apakah layar pencarian E-Gen dan 휴일지킴이약국 mendukung bahasa asing belum dapat dipastikan (perlu konfirmasi resmi). Kalau tampilannya didominasi bahasa Korea, lebih cepat menyalakan aplikasi penerjemah sekaligus, atau bertanya lewat kanal telepon multibahasa di bawah ini.

Obat Resep — Identitas, Masa Berlaku, Obat Pengganti, dan Harganya
Setelah diperiksa di rumah sakit, yang Anda terima bukan obat melainkan resep (처방전); resep itu Anda bawa ke apotek untuk diracik. Proses dari pendaftaran pemeriksaan sampai penerbitan resep sudah dirangkum di Cara ke Rumah Sakit di Korea, jadi di sini kita bahas tiga hal yang hanya muncul di loket apotek.
Pertama, Anda bisa menebus obat tanpa kartu identitas. Sejak 20 Mei 2024, verifikasi identitas seperti menunjukkan kartu identitas menjadi wajib untuk mendapatkan penerapan asuransi kesehatan di rumah sakit dan klinik, dan bagi orang asing yang diakui adalah kartu izin tinggal (외국인등록증/ARC), surat pelaporan domisili dalam negeri (국내거소신고증), kartu izin tinggal tetap (영주증), atau paspor. Namun "kasus menerima obat di apotek berdasarkan resep dokter" dinyatakan secara eksplisit sebagai pengecualian dari verifikasi identitas. Artinya, kartu identitas diperlukan saat pendaftaran di rumah sakit, tetapi begitu resep sudah ada di tangan Anda, tahap apotek cukup dengan resep saja.
Kedua, ada masa berlakunya. Pasal 12 ayat 1 nomor 6 Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Medis (의료법 시행규칙) mewajibkan resep memuat 'tanggal penerbitan resep dan masa berlaku'. Masa ini tidak ditetapkan seragam oleh undang-undang, melainkan ditentukan oleh dokter yang menerbitkannya. Setelah masa itu lewat, resep tersebut tidak bisa lagi ditebus, jadi begitu menerimanya periksalah masa berlaku yang tercetak di kertas dan pergilah ke apotek dalam rentang itu.
Ketiga, namanya bisa berbeda. Menurut Pasal 27 Undang-Undang Farmasi, apoteker boleh mengganti dengan produk lain yang sama kandungan, dosis, dan bentuk sediaannya tanpa persetujuan dokter sebelumnya, khusus untuk produk yang diakui bioekuivalensinya oleh Kepala MFDS. Dalam hal ini apoteker wajib segera memberitahukan penggantian tersebut kepada pemegang resep. Jadi jangan panik kalau nama di kotaknya berbeda — cukup pastikan kandungan dan dosisnya sama.
Untuk peserta asuransi kesehatan, harga obat dibagi menurut persentase berikut (per Agustus 2026, pembulatan ke bawah di bawah 100 won).
| Kategori | Tanggungan Pribadi |
|---|---|
| Di bawah 65 tahun · peracikan dengan resep | 30% dari total biaya layanan kesehatan |
| 65 tahun ke atas · total 10.000 won ke bawah | 1.000 won (tarif tetap) |
| 65 tahun ke atas · total 10.000~12.000 won | 20% dari total |
| 65 tahun ke atas · total di atas 12.000 won | 30% dari total |
| Peracikan langsung di apotek (tanpa resep, di atas 4.000 won) | 40% dari total |
Di atas itu ada tambahan hari libur. Kalau obat diracik dan diberikan pada hari libur nasional, biaya dasar peracikan, biaya panduan penggunaan obat, dan biaya peracikan mendapat tambahan 30% dari poin yang ditetapkan, sehingga tanggungan pribadi Anda bertambah. Kalau resepnya tidak mendesak, datang pada hari kerja lebih murah.
Kalau ingin memperkirakan biayanya lebih dulu, coba gunakan 'Kalkulator Biaya Apotek' (약국비용 계산기) yang disediakan Health Insurance Review and Assessment Service (건강보험심사평가원, hira.or.kr) lewat web. Perlu dicatat, tabel di atas berlaku untuk peserta asuransi kesehatan, jadi berapa yang benar-benar Anda bayar dalam kondisi belum terdaftar tidak dihitung dengan persentase ini (perlu konfirmasi resmi). Untuk membereskan status kepesertaan lebih dulu, lihat Panduan Asuransi Kesehatan untuk Orang Asing.
Obat yang Biasa Anda Minum di Negara Asal — Mencarinya di Korea vs Membawanya Masuk
Mencari Obat yang Sama di Korea: Bukan Nama Produk, tapi Nama Kandungan
Nama merek berubah di tiap negara, tapi nama kandungan tetap. Pasal 56 Undang-Undang Farmasi mewajibkan nama kandungan dan jumlah zat aktif dicantumkan pada wadah dan kemasan obat. Karena itu, cara akurat memastikan apakah suatu obat sama dengan yang biasa Anda minum di negara asal adalah membandingkan nama kandungan dan dosis pada kemasan, bukan nama produknya.
- Simpan foto kemasan obat dari negara asal: potretlah sisi yang mencantumkan nama kandungan dan dosis (mg) agar bisa langsung Anda tunjukkan di apotek.
- Coba cari di 의약품안전나라: di nedrug.mfds.go.kr Anda bisa mencari obat yang berizin di Korea berdasarkan nama produk, kandungan, atau barcode. Antarmukanya berbahasa Korea.
- Contoh kandungan yang sudah pasti: dari 13 jenis di atas, 타이레놀정 mengandung asetaminofen dan 어린이부루펜시럽 mengandung ibuprofen. Membandingkannya dengan nama kandungan obat dari negara asal akan memberi gambaran.
Tips: Meski kandungannya sama, dosis yang berbeda berarti cara minumnya juga berbeda. Tanyakan kepada apoteker apakah Anda boleh meminumnya dengan takaran yang sama seperti di negara asal.
Saat Membawa Obat Masuk ke Korea: Standar 6 Botol dan Izin Awal untuk Narkotika
Standar bea cukai untuk obat pemakaian pribadi yang dibawa sendiri oleh pelancong adalah total 6 botol. Kalau lebih dari 6 botol, yang diakui adalah sampai jumlah konsumsi 3 bulan menurut aturan pakai obat tersebut. Suplemen kesehatan juga memakai standar total 6 botol, dan nilai obat serta suplemen kesehatan dijumlahkan ke dalam batas bebas bea sebesar USD 800 per orang.
Yang jauh lebih penting di sini adalah narkotika. Untuk membawa masuk ke Korea obat yang mengandung zat narkotika (obat psikotropika) seperti zolpidem, alprazolam, clonazepam, bromazepam, clotiazepam, atau lorazepam, tanpa memandang kewarganegaraan Anda harus lebih dulu mendapatkan izin penanganan (취급승인) untuk tujuan pengobatan sendiri dari Kepala MFDS. Kalau dibawa masuk tanpa izin, untuk zolpidem ancamannya bisa berupa pidana penjara maksimal 10 tahun atau denda maksimal 100.000.000 won (100 juta won).
Sejak 27 Desember 2024, permohonan bisa diajukan secara online lewat 의약품안전나라 (nedrug.mfds.go.kr/CCAAI01/init). Karena waktu prosesnya 10 hari kerja, Anda harus mengajukan paling lambat 10 hari sebelum masuk Korea; jumlah yang boleh dibawa maksimal untuk 90 hari, dan menurut panduannya Anda perlu menyerahkan salinan paspor, tiket pesawat, surat keterangan dokter serta resep, dalam bahasa Korea atau Inggris (sementara — pastikan lewat pengumuman MFDS sebelum mengajukan).
Perhatian: Sekalipun obat itu Anda konsumsi dengan resep resmi dari negara asal, kalau mengandung zat narkotika, begitu Anda membawanya masuk tanpa izin Anda bisa dijerat sanksi pidana. Kalau Anda sedang mengonsumsi obat tidur atau obat antikecemasan, periksa kandungannya sebelum berangkat.
Saat Bahasa Jadi Penghalang — Kanal Telepon dan Penerjemah Multibahasa
Berikut layanan telepon yang bisa Anda pakai saat penjelasan di apotek tersendat. Ada juga yang menyediakan penerjemahan tiga pihak, yaitu penerjemah ikut masuk di tengah panggilan.
| Kanal | Bahasa · Jam | Untuk Situasi Ini |
|---|---|---|
| ☎1345 Pusat Informasi Terpadu Orang Asing (외국인종합안내센터, Kementerian Kehakiman) | 20 bahasa, 09.00~22.00 (setelah pukul 18.00 hanya Korea, Inggris, Mandarin), dari luar negeri +82-1345 | Kanal utama bagi orang asing yang tinggal di Korea |
| ☎1330 Informasi Wisata dan Penerjemahan (관광통역안내, Korea Tourism Organization) | Dalam negeri 1330 / luar negeri +82-2-1330 | Saat butuh penerjemah selama berwisata (cakupan informasi medis dan apotek perlu dikonfirmasi) |
| ☎1577-1366 Danuri Call Center (다누리콜센터, Korean Institute for Healthy Family) | 13 bahasa, 24 jam setiap hari sepanjang tahun, menyediakan penerjemahan tiga pihak | Kanal untuk imigran dan keluarga multikultural, saat butuh penerjemah di malam hari |
| ☎119 | 24 jam | Informasi apotek dan fasilitas medis yang buka, situasi gawat darurat |
Kalau Anda tinggal di Seoul, ada juga Tim Pendamping Penerjemah Medis (동행 의료통역지원단). Ini program yang dijalankan Pemerintah Kota Seoul sejak 2025; 43 penerjemah dalam 10 bahasa (Mandarin, Rusia, Vietnam, Mongolia, Inggris, Khmer, Jepang, Thailand, Hindi, Urdu) mendampingi orang asing yang tinggal, bekerja, atau bersekolah di Seoul ke rumah sakit untuk menerjemahkan. Bisa dipakai maksimal 4 jam sekali pakai dan sampai 4 kali setahun, dan permohonannya lewat Seoul Global Portal (global.seoul.go.kr). Prioritas penugasan diberikan untuk penerjemahan pemeriksaan, operasi, dan rawat inap pasien dengan penyakit berat.
Saat Sakit, Masalah Sebenarnya Adalah Perjalanannya
Kalau apotek yang buka jam 11 malam berjarak tiga halte, masalahnya bukan obatnya melainkan cara sampai ke sana — sementara aplikasi panggil taksi di Korea umumnya mensyaratkan verifikasi identitas dengan nomor ponsel Korea. LACHA (라차) adalah aplikasi super transportasi dan pembayaran untuk orang asing yang bisa langsung dipakai tanpa verifikasi identitas; aplikasinya dirancang agar verifikasi identitas tidak diperlukan secara prosedural, sehingga Anda bisa memanggil taksi dan membayar dengan metode pembayaran luar negeri tanpa rekening atau nomor ponsel Korea.
Ingin transportasi & pembayaran Korea dalam satu aplikasi — tanpa nomor telepon atau rekening bank Korea? Coba LACHA.
Dirancang untuk dipakai tanpa nomor telepon atau rekening bank Korea, mendukung DANA, Alipay, Apple Pay, dan metode pembayaran luar negeri lainnya. Panggil taksi, pesan KTX, bus ekspres, dan kereta bandara AREX — semua dalam satu aplikasi.
Masukkan kode GUIDE3 saat daftar, dapat 3.000P langsung
Unduh sekarang
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q1. Apakah saya bisa membeli obat diare atau obat alergi di minimarket? Tidak bisa. Obat siaga yang dijual di minimarket hanya 13 jenis yang ditetapkan pengumuman resmi, dan golongan khasiatnya hanya ada empat: pereda demam dan nyeri, obat flu, obat pencernaan, dan koyo. Obat diare, antihistamin, dan pereda nyeri antiradang tidak ada dalam daftar, jadi Anda harus ke apotek. Kalau malam hari, cari apotek yang buka lewat Apotek Malam Publik (공공심야약국, 22.00~01.00 dini hari), E-Gen (e-gen.or.kr), 휴일지킴이약국 (pharm114.or.kr), atau ☎119.
Q2. Saya tidak punya kartu izin tinggal (ARC), apakah tetap bisa membeli obat di apotek? Verifikasi identitas yang diwajibkan sejak 20 Mei 2024 berlaku saat mendapatkan penerapan asuransi kesehatan di rumah sakit dan klinik, dan "kasus menerima obat di apotek berdasarkan resep" dinyatakan secara eksplisit sebagai pengecualian. Jadi kalau Anda punya resep, obat bisa ditebus di apotek tanpa kartu identitas. Pada tahap pendaftaran di rumah sakit Anda tetap perlu salah satu dari kartu izin tinggal (외국인등록증), surat pelaporan domisili dalam negeri (국내거소신고증), kartu izin tinggal tetap (영주증), atau paspor — siapkan saat itu (kasus per kasus perlu konfirmasi resmi).
Q3. Saya tidak bisa bahasa Korea, apakah tetap bisa mendapat obat yang saya butuhkan di apotek? Bisa. Definisi panduan penggunaan obat dalam Undang-Undang Farmasi mencakup "membantu pembeli memilih obat yang dibutuhkannya tanpa melakukan penilaian diagnostik saat menjual obat bebas", jadi strukturnya memang apoteker yang memilihkan setelah Anda menyampaikan gejala. Menunjukkan layar aplikasi penerjemah atau foto kemasan obat dari negara asal juga ampuh; kalau perlu bicara lewat telepon, coba sambungkan ☎1345 (20 bahasa, 09.00~22.00) atau ☎1577-1366 (24 jam setiap hari sepanjang tahun, penerjemahan tiga pihak) — kanal untuk imigran dan keluarga multikultural — dengan mode pengeras suara.
Q4. Saya menerima obat dengan nama yang berbeda dari yang tertulis di resep. Apakah itu salah? Kemungkinan besar itu obat pengganti. Menurut Pasal 27 Undang-Undang Farmasi, apoteker boleh meracik dengan produk lain yang sama kandungan, dosis, dan bentuk sediaannya tanpa persetujuan dokter sebelumnya, khusus untuk produk yang diakui bioekuivalensinya oleh Kepala MFDS, dan wajib segera memberitahukan hal itu kepada pemegang resep. Pastikan nama kandungan dan dosis pada kemasan sama dengan resep; kalau tidak ada penjelasan, tanyakan kepada apotekernya.
Q5. Bolehkah saya masuk Korea dengan membawa obat tidur yang diresepkan di negara asal? Kalau mengandung zat narkotika (obat psikotropika) seperti zolpidem, alprazolam, atau clonazepam, Anda harus mendapat izin penanganan lebih dulu, tanpa memandang kewarganegaraan. Kalau dibawa masuk tanpa izin, untuk zolpidem ancamannya bisa berupa pidana penjara maksimal 10 tahun atau denda maksimal 100.000.000 won (100 juta won). Permohonan diajukan secara online lewat 의약품안전나라 (nedrug.mfds.go.kr/CCAAI01/init), dan karena waktu prosesnya 10 hari kerja, menurut panduannya berkas harus masuk paling lambat 10 hari sebelum Anda tiba di Korea (sementara). Untuk obat biasa yang bukan narkotika, standar pemakaian pribadi adalah total 6 botol, dan kalau lebih diakui sampai jumlah konsumsi 3 bulan menurut aturan pakainya.
Catatan: Artikel ini bertujuan memberikan informasi kehidupan sehari-hari secara umum dan bukan nasihat medis maupun hukum. Daftar produk resmi, persentase tanggungan pribadi, standar bea cukai, dan jam operasional dalam artikel ini adalah informasi publik per Agustus 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu. Sebelum benar-benar menggunakannya, mohon pastikan kembali lewat kanal resmi pemerintah seperti Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (보건복지부, mohw.go.kr), MFDS 의약품안전나라 (nedrug.mfds.go.kr), Health Insurance Review and Assessment Service (건강보험심사평가원, hira.or.kr), Portal Kegawatdaruratan E-Gen (e-gen.or.kr), dan Bea Cukai Korea (관세청, customs.go.kr). LACHA (라차) bukan institusi medis maupun apotek, dan tidak bertanggung jawab atas akibat yang timbul dari panduan ini.




