LACHAKorea Guide by LACHA
Semua panduan129
① Transportasi

Tarif dan Pembayaran Parkir di Korea — Kenapa Mesin Otomatis Tidak Menerima Uang Tunai, serta Perbandingan Tarif Seoul, Busan, dan Bandara

① TransportasiTim Panduan LACHA· Diperbarui 2026-08-27· Baca 51 menit
Tarif dan Pembayaran Parkir di Korea — Kenapa Mesin Otomatis Tidak Menerima Uang Tunai, serta Perbandingan Tarif Seoul, Busan, dan Bandara
Daftar isi

Parkir umum dengan sistem pembayaran otomatis tanpa petugas yang dikelola Seoul Facilities Corporation tidak menerima uang tunai. FAQ resminya menegaskan bahwa "pembayaran hanya dapat dilakukan dengan kartu kredit, kartu transportasi, atau Zero Pay". Kalau di dompet Anda hanya ada uang tunai, mobil tidak bisa keluar, dan satu-satunya jalan adalah menekan tombol "panggil" (호출) di mesin pembayaran pintu keluar untuk berbicara dengan petugas. Percakapan itu berlangsung dalam bahasa Korea.

Ada juga jebakan sebaliknya. Beberapa parkir umum milik pemerintah daerah hanya menerima uang tunai dan menolak kartu, sampai keluhan warga diberitakan media. Artinya, "cukup bawa kartu saja" maupun "cukup bawa tunai saja" sama-sama tidak berlaku di seluruh Korea.

Struktur tarifnya pun dirancang berbeda di tiap kota. Seoul mengenakan tarif per 5 menit dan tidak punya batas harian yang berlaku seragam di semua lokasi parkir, sedangkan Busan memakai satuan 10 menit dan punya batas tarif harian per kelas zona. Bahkan di antara lokasi parkir yang dikelola langsung oleh Seoul Facilities Corporation, di bawah papan nama "parkir umum" yang sama, zona kelas 3 dikenakan 1.560 KRW per jam sementara zona kelas 1 mencapai 8.400 KRW — selisih lebih dari 5 kali lipat.

Di bawah ini kita akan bahas berurutan mulai dari metode pembayaran, konsep kelas zona, tabel tarif Seoul dan Busan, parkir Bandara Incheon dan Gimpo, denda administratif parkir, hingga daftar periksa 5 menit sebelum memarkir mobil.

Catatan: Tarif dan denda dalam artikel ini adalah nilai yang kami cek di halaman resmi masing-masing lembaga pengelola per 2026-08. Tarif parkir ditetapkan lewat peraturan daerah tiap distrik dan pengumuman masing-masing lokasi parkir, sehingga berbeda-beda bahkan di dalam satu kota dan sering direvisi. Silakan cek ulang di papan informasi lokasi parkir sebelum Anda memarkir.

Tanpa Kartu, Mobil Tidak Bisa Keluar — Metode Pembayaran yang Diterima dan Tidak Diterima Mesin Otomatis

Kalimat dalam FAQ parkir umum Seoul Facilities Corporation berbunyi begini: "Pembayaran hanya dapat dilakukan dengan kartu kredit, kartu transportasi, atau Zero Pay, namun di sebagian lokasi parkir kami membantu agar Anda dapat menggunakan metode seperti pembayaran melalui ponsel." Pembayaran tunai sama sekali tidak masuk daftar pilihan.

Mengapa ini menjadi masalah khusus bagi orang asing? Karena masalahnya justru meledak tepat di depan palang pintu keluar. Di belakang ada antrean mobil, di depan ada interfon berbahasa Korea. Masalahnya bukan karena tidak tahu berapa tarifnya, melainkan karena tidak punya cara membayar — dan itu tidak bisa diselesaikan di tempat.

Panduan mengemudi resmi berbahasa Inggris dari Korea Tourism Organization juga secara khusus memperingatkan pengemudi asing soal ini. Panduan itu menulis bahwa "uang tunai jarang sekali diterima di parkir tanpa petugas (cash is rarely accepted at unmanned garages)", dan menyarankan agar Anda menyiapkan kartu IC prabayar untuk turis asing supaya tidak terjebak.

Loket Metode pembayaran yang diterima Tunai
Parkir umum pembayaran otomatis Seoul Facilities Corporation Kartu kredit, kartu transportasi, Zero Pay (sebagian mendukung pembayaran via ponsel) Tidak bisa — tekan tombol "panggil" di pintu keluar untuk bicara dengan petugas
Mesin pembayaran otomatis Bandara Incheon Kartu prabayar/pascabayar, kartu kredit, kartu transportasi Tidak bisa
Loket berpetugas Bandara Incheon Tunai, kartu prabayar/pascabayar, kartu kredit, kartu transportasi, Hi-pass (transaksi di bawah 50.000 KRW) Bisa
Sebagian parkir umum pemerintah daerah Berbasis tunai — ada lokasi yang menolak kartu hingga menuai keluhan warga di media Bisa

Apakah kartu terbitan luar negeri bisa lolos di mesin pembayaran otomatis, tidak akan kami pastikan dalam artikel ini. Panduan Seoul Facilities Corporation hanya menulis "kartu kredit" tanpa membedakan terbitan dalam negeri dan luar negeri, dan tidak ada data atau statistik resmi soal tingkat persetujuan transaksinya. Yang paling bisa kami katakan berdasarkan bukti saat ini adalah: jangan bergantung pada satu kartu saja. Cara menghadapi situasi kartu ditolak sendiri kami rangkum terpisah di Saat kartu luar negeri ditolak di Korea.

Perhatian: Kalau pembayaran gagal lalu Anda menerobos palang begitu saja, biayanya jauh lebih mahal. Pasal 9 Undang-Undang Parkir memungkinkan pengenaan biaya tambahan hingga 4 kali lipat tarif parkir sesuai peraturan daerah bila tarif parkir di jalan tidak dibayar, dan Seoul Facilities Corporation memang mengenakan 4 kali lipat. Prosesnya berjalan berurutan: pemberitahuan di lokasi (ditempel di kaca depan, jatuh tempo 7 hari) → pemberitahuan pos pertama (15 hari) → pemberitahuan kedua (15 hari, peringatan penagihan dan penyitaan) → pemberitahuan ulang untuk surat yang kembali → permintaan penyitaan kendaraan dan properti.

Lihat Kelas Zona, Bukan Papan Namanya — Kenapa "Parkir Umum" yang Sama Bisa Berbeda 5 Kali Lipat

Tarif parkir umum di Korea dibagi berdasarkan "kelas zona" (급지/geupji). Semakin di pusat kota dengan harga tanah dan permintaan tinggi, semakin masuk kelas 1; semakin ke pinggiran, jadi kelas 3 atau 4, dan tarifnya diumumkan per kelas zona. Ini konsep yang sulit tersampaikan lewat terjemahan, padahal yang menentukan perbedaan tarif bukan nama lokasi parkirnya, melainkan kelas zona ini.

Batas atas tarif dasar per 5 menit untuk parkir umum yang dikelola langsung Seoul Facilities Corporation adalah 700 KRW untuk kelas 1, 430 KRW untuk kelas 2, dan 130 KRW untuk kelas 3. Bila dikonversi per jam, kelas 1 menjadi 8.400 KRW dan kelas 3 menjadi 1.560 KRW — selisih sekitar 5,4 kali lipat. Kalau Anda melihat papan "parkir umum" yang sama lalu mengira tarifnya mirip, anggaran Anda bisa meleset hanya dalam sehari.

Di atas itu masih ada tambahan biaya dan potongan.

  • Tambahan berdasarkan ukuran kendaraan — Kendaraan sedang dikenakan 200% tarif dasar, kendaraan besar 300%. Kalau Anda menyewa minibus, hitung angka di tabel dikalikan 2–3.
  • Tambahan musim pengelolaan debu halus — Dari Desember hingga Maret, kendaraan dengan tingkat emisi kelas 5 dikenakan tambahan 50% dari tarif dasar sehingga membayar 150%.
  • Potongan — Berdasarkan ketentuan Seoul Facilities Corporation, penyandang disabilitas dan veteran penyandang cedera negara mendapat potongan 80%; transit, mobil mungil (kyeongcha), kendaraan ramah lingkungan, dan keluarga orang tua tunggal 50%; keluarga terhormat wajib militer dan veteran perang 20%.

Tips: Jangan memilih lokasi parkir hanya berdasarkan alamat tujuan — lihat kelas zonanya dulu. Sering kali biaya parkir tiga jam di zona kelas 1 pusat kota jauh lebih mahal daripada parkir di zona kelas 3 satu stasiun di luar lalu masuk kota naik kereta bawah tanah.

Tarif Parkir Umum Seoul — Tarif Resmi Gangnam-gu dan Jung-gu serta Cara Menghitung per 5 Menit

Meski sama-sama di Seoul, tabel tarifnya berbeda tergantung apakah pengelolanya distrik (gu) atau Seoul Facilities Corporation. Berdasarkan angka yang benar-benar diumumkan, perbedaannya seperti ini.

Pengelola Kelas 1 Kelas 2 Kelas 3 Kelas 4
Seoul Facilities Corporation (batas atas) 700 KRW/5 menit (8.400 KRW/jam) 430 KRW/5 menit 130 KRW/5 menit (1.560 KRW/jam)
Gangnam-gu (di jalan & luar jalan sama) 400 KRW/5 menit (4.800 KRW/jam) 300 KRW/5 menit 200 KRW/5 menit 100 KRW/5 menit
Jung-gu, parkir di jalan 500 KRW/5 menit 250 KRW/5 menit 150 KRW/5 menit
Jung-gu, parkir luar jalan 450 KRW/5 menit 300 KRW/5 menit 200 KRW/5 menit
Jung-gu, Zona 1 sekitar Balai Kota 600 KRW/5 menit (7.200 KRW/jam)

Cara hitungnya sederhana: tarif per 5 menit × 12 = tarif per jam. Parkir 2 jam 30 menit di zona kelas 1 Gangnam-gu berarti 30 kali periode 5 menit, jadi 400 KRW × 30 = 12.000 KRW; parkir 90 menit di Zona 1 sekitar Balai Kota Jung-gu berarti 600 KRW × 18 = 10.800 KRW.

Satuan 5 menit ternyata berpengaruh lebih besar dari dugaan. "Sebentar lagi, 10 menit saja" di Zona 1 Jung-gu berarti 1.200 KRW, dan 30 menit untuk secangkir kopi berarti 3.600 KRW. Kalau Anda memperkirakan dengan tarif per jam, hasilnya akan meleset dari tagihan sebenarnya.

📌 Catatan: Angka 700/430/130 KRW dari Seoul Facilities Corporation di atas adalah batas atas per kelas zona. Bahkan dalam kelas zona yang sama, tarif resmi tiap lokasi parkir bisa ditetapkan berbeda, jadi lebih akurat mengecek angka lokasi tersebut di papan informasi pintu masuk atau di halaman lembaga pengelolanya.

Seoul Tidak Punya Batas Harian — Parkir 48 Jam, Tagihannya 144.000 KRW

Struktur dasar tabel tarif parkir yang dikelola langsung Seoul Facilities Corporation adalah penambahan "setiap 5 menit". Tidak ada batas tarif harian yang berlaku seragam untuk semua lokasi parkir. Artinya, mau Anda parkir 12 jam atau 48 jam, tarifnya terus naik setiap 5 menit.

Memang ada tempat yang menetapkan tarif harian (24 jam sejak masuk), tapi hanya di sebagian parkir luar jalan, dan jumlahnya pun tidak murah. Seoul Global Center 50.400 KRW, Taman Hullyeonwon 39.600 KRW, Stasiun Jamsil 31.600 KRW. Jadi "ada tarif harian = murah" itu tidak benar.

Kasus nyatanya pernah diberitakan. Seorang pengguna yang memarkir 48 jam di parkir umum Stasiun Sadang yang berada di zona kelas 2 (250 KRW/5 menit, 3.000 KRW/jam) ditagih 144.000 KRW, jumlah yang lebih besar daripada tiket langganan bulanan di parkir yang sama sebesar 130.000 KRW (diberitakan November 2020). Saat itu Pemerintah Kota Seoul menjawab bahwa maksud kebijakannya memang mengurangi kendaraan yang masuk pusat kota dan mencegah parkir berdurasi panjang.

Struktur ini bukan kesalahan, melainkan disengaja. Karena itu, perasaan "ah, parkir sehari paling berapa sih" tidak berlaku di Seoul. Kalau Anda berencana parkir lebih dari sehari, cek dulu apakah di tabel tarif ada item "tarif parkir harian (24 jam sejak masuk)". Kalau item itu tidak ada, tarif per 5 menit akan terus menumpuk sampai akhir.

Sebagai catatan, sejak kapan tarif harian mulai diterapkan di sebagian lokasi parkir di Seoul dan berapa lokasi yang saat ini menerapkannya tidak dapat kami pastikan dari sumber resmi. Paling pasti adalah mengeceknya di tabel tarif masing-masing lokasi parkir.

Busan Pakai Satuan 10 Menit dan Punya Batas Harian — Ganti Kota, Ganti Aturan

Busan dirancang persis berlawanan dengan Seoul. Satuan pengenaannya 10 menit, dan setiap kelas zona punya batas tarif parkir harian. Pengumumannya pun menyebutkan, "apabila melebihi tarif parkir harian, yang dipungut adalah tarif parkir harian".

Kelas zona Per 10 menit Konversi per jam Tarif parkir harian
Kelas 1 (A) 700 KRW 4.200 KRW 21.000 KRW
Kelas 1 (B) 500 KRW 3.000 KRW 15.000 KRW
Kelas 2 300 KRW 1.800 KRW 8.000 KRW
Kelas 3 200 KRW 1.200 KRW 4.700 KRW
Kelas 4 100 KRW 600 KRW 2.400 KRW

Seberapa besar perbedaannya? Zona kelas 2 Stasiun Sadang di Seoul bertarif 3.000 KRW per jam, jadi 24 jam berarti 72.000 KRW (separuh dari 144.000 KRW untuk 48 jam yang diberitakan), sementara di zona kelas 2 Busan tarifnya berhenti di 8.000 KRW. Sama-sama "parkir umum zona kelas 2", tapi tarif hariannya berbeda hampir 9 kali lipat.

Ada juga pembagian berdasarkan waktu. Parkir umum Busan membagi siang 08.00–20.00 dan malam 20.00–08.00 keesokan harinya, dan tiket langganan bulanannya pun terpisah antara tiket siang dan tiket malam. Artinya, orang yang parkir hanya malam hari dan yang hanya siang hari memakai sistem tarif berbeda.

Perhatian: Tarif Busan di atas adalah angka yang sama pada panduan resmi dua kantor distrik, Jung-gu dan Dong-gu. Namun apakah tabel ini merupakan standar seragam untuk seluruh Kota Busan, tidak dapat kami pastikan karena belum memeriksa naskah lampiran peraturan daerahnya. Bisa berbeda tergantung distrik atau badan pengelola fasilitas, jadi cek ulang lewat informasi di lokasi parkir yang akan Anda pakai. Kalau Anda berkendara sendiri dari Seoul ke Busan, cukup mengingat bahwa aturan kedua kota berlawanan saja sudah membuat anggaran Anda tidak melenceng jauh.

Parkir Bandara — Incheon Tanpa Beda Hari, Gimpo Beda per Hari

Aturan parkir bandara berbeda di tiap bandara. Incheon sama sekali tidak membedakan hari atau hari libur, sedangkan Gimpo mengenakan tarif berbeda untuk hari kerja dan akhir pekan/hari libur.

Kategori Dasar Tambahan Per hari (24 jam)
Incheon, parkir jangka pendek (kendaraan kecil) 10 menit pertama gratis → 30 menit 1.200 KRW 600 KRW per 15 menit (2.400 KRW/jam) 24.000 KRW
Incheon, parkir jangka panjang & reservasi (kendaraan kecil) 10 menit pertama gratis 1.000 KRW per jam 9.000 KRW
Gimpo, kendaraan kecil 30 menit 1.000 KRW Setelah 30 menit, 500 KRW per 15 menit Hari kerja (Sen–Kam) 20.000 KRW / akhir pekan & hari libur 30.000 KRW
Gimpo, kendaraan besar 30 menit 1.200 KRW 400 KRW per 10 menit 40.000 KRW (tanpa beda hari)

Di Incheon, selisih antara jangka pendek dan jangka panjang makin besar seiring lamanya perjalanan. Untuk 5 hari, parkir jangka panjang 45.000 KRW, parkir jangka pendek 120.000 KRW — selisih 75.000 KRW. Kalau Anda bukan sekadar menurunkan barang lalu pergi, parkir jangka panjang atau reservasi adalah pilihan dasarnya.

Parkir reservasi punya syarat tertentu. Anda bisa memesan secara online mulai 45 hari hingga 4 jam sebelum perkiraan waktu masuk, dan durasi parkirnya minimal 1 hari dan kurang dari 30 hari. Kendaraan besar dengan tinggi 2,8 m ke atas tidak dapat menggunakannya.

Ada potongan juga. Bandara Incheon memberi potongan 50% untuk mobil mungil, penyandang disabilitas, veteran negara (penyandang cedera), veteran demokrasi 5.18, penderita gejala sisa akibat agen oranye, keluarga dengan banyak anak (2 anak atau lebih, anak bungsu maksimal 18 tahun), serta kendaraan ramah lingkungan jenis 1 dan 2; sedangkan kendaraan ramah lingkungan jenis 3 mendapat 20%. Namun potongan otomatis untuk keluarga banyak anak wajib didaftarkan lebih dulu di situs web, jadi tidak berlaku hanya dengan menunjukkan anak di lokasi. Bagaimana prosedur pendaftaran awal ini bagi keluarga asing tidak dapat kami pastikan dari panduan resmi, jadi lebih aman menanyakannya langsung ke otoritas bandara.

Perhatian: Tarif parkir Bandara Incheon adalah nilai yang dibekukan sejak 2016 (per 2026-08). Otoritas bandara menyatakan pada Maret 2026 bahwa mereka sedang mempertimbangkan kenaikan melalui pembahasan dengan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi, dan tarif baru belum diumumkan. Latar belakangnya adalah meningkatnya porsi penggunaan mobil pribadi dari 36% pada 2019 menjadi 45,2%. Cek ulang tarif terkini di halaman resmi sebelum berangkat.

Di Bandara Gimpo, metode pembayaran menjadi variabel lain lagi. Panduan parkir Bandara Gimpo dari Korea Airports Corporation tidak memuat item metode pembayaran sama sekali, sehingga tidak ada dasar untuk mengira sistemnya sama dengan Bandara Incheon. Lebih aman menyiapkan kartu dan uang tunai sekaligus. Rute dari Gimpo ke pusat kota dirangkum di Panduan transportasi Bandara Gimpo, sedangkan pilihan perjalanan dari Incheon ada di Cara ke Seoul dari Bandara Incheon.

Satu hal lagi. Tarif harian Gimpo diinformasikan sebagai "hari kerja (Sen–Kam)" dan "akhir pekan & hari libur", tetapi tidak dijelaskan hari Jumat masuk kategori mana. Kalau Anda berangkat ke luar negeri pada hari Jumat, cek dulu lewat informasi parkir bandara. Hari libur pengganti Seollal dan Chuseok juga mudah terlewat kalau Anda tidak paham kalender Korea.

Tempat yang Tidak Boleh Dipakai Parkir dan Dendanya — Persimpangan 40.000, 80.000, dan 120.000 KRW

Ada kalanya parkir sebentar selama 5 menit berujung denda administratif. Untuk mobil penumpang dan truk barang di bawah 4 ton, jumlahnya terbagi seperti ini.

  • Pelanggaran parkir/berhenti umum — 40.000 KRW.
  • Dalam radius 5 m dari hidran, zona perlindungan lansia, zona perlindungan penyandang disabilitas — menjadi dua kali lipat, 80.000 KRW.
  • Zona perlindungan anak — 120.000 KRW. Gang di sekitar sekolah termasuk kategori ini.
  • Minibus dan truk barang di atas 4 ton dikenakan masing-masing 50.000 KRW, 90.000 KRW, dan 130.000 KRW dengan urutan yang sama.

Dasar hukumnya adalah Pasal 160 ayat (3) Undang-Undang Lalu Lintas Jalan. Jumlah untuk pelanggaran parkir umum tercantum di Lampiran 6 Peraturan Pelaksanaan undang-undang yang sama (standar pengenaan denda administratif), sedangkan jumlah yang diperberat untuk zona perlindungan anak serta zona perlindungan lansia dan penyandang disabilitas tercantum di ketentuan pengecualian Pasal 88 ayat (4) dan Lampiran 7 peraturan pelaksanaan yang sama (pemberatan zona perlindungan anak berlaku untuk pelanggaran pukul 08.00–20.00). Angka 80.000 KRW untuk radius 5 m dari hidran tidak dapat kami pastikan di kedua lampiran itu, sehingga kami mengacu pada panduan denda penindakan parkir dari Kantor Distrik Yeonsu-gu, Incheon.

Area parkir khusus penyandang disabilitas diatur undang-undang tersendiri. Memarkir tanpa tanda izin parkir, atau memarkir dengan tanda izin tetapi tanpa penyandang disabilitas gangguan berjalan di dalam mobil, dikenakan denda administratif 100.000 KRW. Tindakan menghalangi parkir seperti menumpuk barang atau menutup jalur lalu lalang dikenakan 500.000 KRW. Dasarnya adalah Pasal 17 ayat (4) dan (5) Undang-Undang tentang Jaminan Peningkatan Kemudahan bagi Penyandang Disabilitas, Lansia, Ibu Hamil, dan Lainnya, serta Lampiran 3 Pasal 13 peraturan pelaksanaannya.

Di mana Anda boleh parkir bisa dibaca dari warna kerb. Panduan resmi berbahasa Inggris Korea Tourism Organization menyebutkan bahwa parkir hanya diperbolehkan di kerb putih atau di kotak parkir di jalan, sedangkan di samping kerb kuning atau dekat halte bus termasuk pelanggaran. Begitu pula di samping penyeberangan pejalan kaki, di samping hidran, dan di dekat persimpangan. Pembedaan rinci garis kuning putus-putus, garis penuh, dan garis ganda berdasar pada Lampiran 6 Peraturan Menteri Pelaksanaan Undang-Undang Lalu Lintas Jalan, tetapi kami memeriksanya lewat bahan ringkasan alih-alih naskah asli, jadi di lapangan utamakan marka jalan dan rambu.

Perhatian: Denda administratif tetap keluar meski tidak ada petugas penindak. Sistem pelaporan warga Safety Report (안전신문고) menganggap laporan sah bila ada 2 foto yang diambil dengan jeda minimal 1 menit di lokasi yang sama. Cukup jika nomor pelat kendaraan terbaca dan area pelanggaran (rambu keselamatan, penyeberangan, dsb.) terlihat di latar. Standar jeda waktu pelaporan diseragamkan menjadi 1 menit secara nasional sejak Agustus 2023. Jadi, "tidak ada yang melihat, aman kok" tidak berlaku dalam sistem ini.

Ada juga celah untuk berhemat saat membayar. Kalau Anda membayar secara sukarela dalam batas waktu penyampaian pendapat (minimal 10 hari yang diberikan bersama pemberitahuan awal) setelah menerima surat pemberitahuan awal, Anda mendapat pengurangan 20%. Dasarnya adalah Pasal 18 Undang-Undang Pengaturan Pelanggaran Ketertiban dan Pasal 5 peraturan pelaksanaannya. Sebaliknya, kalau Anda melewati batas waktu pembayaran akan ada biaya tambahan: 3% saat jatuh tempo terlewat, lalu 1,2% per bulan setelahnya, hingga maksimal 75% (maksimal 60 bulan).

Masalahnya, surat pemberitahuan itu dikirim ke alamat di Korea dalam bahasa Korea. Warga asing yang belum melapor perubahan alamat atau wisatawan yang sudah pulang akan kehilangan seluruh kesempatan pengurangan 20% dan malah terkena biaya tambahan. Apakah pengecekan dan pembayaran denda administratif bisa dilakukan dengan nomor registrasi orang asing di Gov24 dan sarana autentikasi apa yang dibutuhkan tidak tercantum dalam panduan resmi, jadi ini bagian yang perlu dikonfirmasi.

Untuk mobil sewa ada satu jalur tambahan. Bila kendaraan rental melanggar aturan parkir, perusahaan rental mengajukan "surat permohonan perubahan penanggung pembayaran" ke kantor polisi wilayah tempat tinggal penyewa untuk mengalihkan kewajiban bayar ke penyewa. Data Majelis Nasional yang pernah diberitakan media menyebutkan tingkat tunggakan denda lalu lintas pengguna rental asing pada 2023 mencapai 96,1%, sekitar 4 kali lipat rata-rata pengguna rental warga lokal (25,8%) — di sinilah latar belakang mengapa perusahaan rental menerapkan deposit atau penagihan kartu secara ketat. Sebagai catatan, Kementerian Kehakiman menyatakan tidak melarang keberangkatan orang asing ke luar negeri semata-mata karena denda administratif yang belum dibayar (siaran pers Komisi Hak Asasi Manusia Nasional, tanggal publikasi tidak diketahui). Persyaratan SIM sebelum menyewa mobil bisa Anda cek di Prosedur penukaran SIM.

Daftar Periksa 5 Menit Sebelum Memarkir — Tempat Cek Tarif dan Cadangan Metode Pembayaran

  1. Cek tarif lebih dulu — Sistem Informasi Parkir Kota Seoul (parking.seoul.go.kr) menampilkan sisa slot dan tarif secara real-time tanpa perlu login. Namun tidak ada tombol pengalih bahasa asing (dicek 2026-08), jadi paling realistis menyalakan fitur terjemahan browser saat melihatnya.
  2. Siapkan metode pembayaran berlapis dua — Bawa kartu kredit, uang tunai, dan kartu transportasi yang ada saldonya sekaligus. Kalau hanya membawa satu jenis, Anda bisa terjebak salah satu dari dua jebakan berlawanan yang kita bahas di atas.
  3. Cek kelas zona dan item tarif harian — Di papan informasi pintu masuk, lihat kelas zona, tarif per 5 menit (atau 10 menit), dan ada tidaknya item "tarif parkir harian (24 jam sejak masuk)". Dengan tiga hal itu, total biaya bisa dihitung.
  4. Parkir swasta perlu dicek terpisah — Parkir swasta menetapkan tarif secara bebas dan metode pembayarannya beragam, jadi lihat papan tarif sebelum masuk. Fitur keluar tanpa berhenti pada aplikasi parkir mensyaratkan pendaftaran awal nomor pelat dan metode pembayaran (iParking: nomor pelat dan nomor kartu; Kakao T Parking: tautan dengan KakaoPay), tetapi syarat pendaftaran bagi orang asing dan kemungkinan mendaftarkan kartu luar negeri tidak dapat dipastikan dari panduan resmi.
  5. Siapkan diri untuk parkir mundur — Berdasarkan panduan Korea Tourism Organization, hampir semua mobil di Korea diparkir dengan mundur. Alasannya karena slot parkirnya sempit. Kalau Anda berasal dari budaya parkir maju, pastikan ada kamera dan sensor mundur saat memesan mobil sewa.

📌 Catatan: Parkir gratis di supermarket dan department store tidak bisa dihitung berdasarkan nama jaringannya, karena setiap toko mengumumkan ketentuannya sendiri. Toko Emart berbayar mengenakan 1.000 KRW per 10 menit dengan bebas biaya bila keluar dalam 30 menit (kecuali cabang Gangneung), dan berdasarkan nilai belanja: mulai 2 jam gratis untuk belanja 10.000 KRW ke atas hingga 5 jam untuk 100.000 KRW ke atas, maksimal 5 jam. Namun untuk mendapat perhitungan otomatis Anda harus mendaftarkan nomor pelat, dan nomor itu disimpan di informasi anggota Shinsegae Point (1 orang 1 kendaraan). Lotte Department Store cabang Jamsil mengenakan 3.000 KRW untuk 30 menit pertama lalu 1.000 KRW per 10 menit, dengan gratis 1 jam untuk belanja 50.000 KRW, 2 jam untuk 100.000 KRW, dan 3 jam untuk 150.000 KRW, serta harus mendaftarkan struk di pusat layanan pelanggan atau kios. Ketentuan tiap toko berbeda, jadi cek halaman toko yang akan Anda kunjungi; apakah pendaftaran keanggotaan memerlukan verifikasi identitas ala Korea juga tidak dapat dipastikan dari panduan resmi.

Bagi penghuni jangka panjang, masalahnya adalah parkir di depan rumah, tetapi pengumuman pendaftaran parkir prioritas penghuni di semua distrik hanya ditulis berdasarkan registrasi penduduk (jumin deungnok). Apakah pemegang kartu registrasi orang asing bisa mendaftar tidak disebutkan di mana pun, jadi satu-satunya cara adalah bertanya langsung ke badan pengelola fasilitas distrik atau kantor distrik tempat Anda tinggal.

Gambar isi artikel seorang pengemudi asing memeriksa kelas zona dan tarif per 5 menit di papan informasi tarif di pintu masuk parkir umum
Tarif ditentukan bukan oleh papan nama, melainkan oleh kelas zona di papan informasi

Parkir bukan bidang yang ditangani LACHA. LACHA adalah aplikasi yang menangani segmen perjalanan tanpa mobil seperti KTX, bus ekspres, taksi, Airport Railroad, dan kartu transportasi, jadi kami tidak menyediakan reservasi parkir maupun mobil sewa. Namun pada segmen di mana zona kelas 1 pusat kota bertarif 8.400 KRW per jam tanpa batas harian, sering kali perhitungan yang tepat adalah memarkir mobil di zona dengan tarif lebih rendah lalu masuk kota dengan transportasi umum. LACHA adalah super-app transportasi dan pembayaran untuk orang asing yang bisa langsung dipakai tanpa verifikasi identitas Korea, sehingga Anda bisa memulai dengan paspor tanpa rekening bank atau nomor ponsel Korea, dan membayar dengan kartu luar negeri serta pembayaran instan luar negeri seperti Alipay dan WeChat Pay.

Ingin mencari dan memesan KTX serta bus ekspres dalam satu aplikasi? Coba LACHA.

Dirancang untuk dipakai tanpa nomor telepon atau rekening bank Korea, mendukung DANA, Alipay, Apple Pay, dan metode pembayaran luar negeri lainnya. Panggil taksi, pesan KTX, bus ekspres, dan kereta bandara AREX — semua dalam satu aplikasi.

Masukkan kode GUIDE3 saat daftar, dapat 3.000P langsung

Unduh sekarang

Download on the App Store Get it on Google Play

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q1. Apakah saya bisa memasukkan uang tunai ke mesin pembayaran otomatis? Di parkir umum bersistem pembayaran otomatis milik Seoul Facilities Corporation, tidak bisa. FAQ resminya menyatakan pembayaran hanya bisa dengan kartu kredit, kartu transportasi, atau Zero Pay; untuk membayar tunai Anda harus menekan tombol "panggil" di mesin pembayaran pintu keluar dan berbicara dengan petugas. Bandara Incheon juga tidak menerima tunai di mesin otomatis, hanya di loket berpetugas. Sebaliknya, sebagian parkir umum pemerintah daerah hanya menerima tunai dan menolak kartu hingga sempat menuai keluhan warga di media, jadi paling aman menyiapkan kartu dan tunai bersamaan.

Q2. Bisakah saya membayar parkir dengan kartu terbitan luar negeri? Kami tidak bisa memastikan bisa maupun tidak bisa. Panduan Seoul Facilities Corporation hanya menulis "kartu kredit" tanpa membedakan terbitan dalam dan luar negeri, dan tidak ada data atau statistik resmi tentang tingkat persetujuan kartu luar negeri di mesin pembayaran otomatis. Ketidakcocokan metode pembayaran memang masalah yang dikenal — sampai-sampai panduan berbahasa Inggris Korea Tourism Organization menyarankan menyiapkan kartu IC prabayar untuk orang asing — tetapi tidak ada jaminan di mana pun bahwa kartu tertentu akan lolos di semua mesin. Untuk saat ini, persiapan paling pasti adalah membawa kartu, uang tunai, dan kartu transportasi sekaligus.

Q3. Berapa biaya parkir seharian penuh di parkir umum Seoul? Tergantung kelas zona dan lokasi parkirnya, tetapi lokasi yang dikelola langsung Seoul Facilities Corporation tidak punya batas harian yang seragam untuk semua lokasi, sehingga tarif per 5 menit terus menumpuk. Pada November 2020 pernah diberitakan kasus tagihan 144.000 KRW untuk parkir 48 jam di parkir umum Stasiun Sadang yang berada di zona kelas 2 (3.000 KRW/jam), jumlah yang lebih besar daripada tiket langganan bulanan di parkir yang sama sebesar 130.000 KRW. Lokasi yang punya tarif harian pun tidak murah: Seoul Global Center 50.400 KRW, Taman Hullyeonwon 39.600 KRW, Stasiun Jamsil 31.600 KRW.

Q4. Berapa biaya parkir 5 hari di Bandara Incheon? Untuk kendaraan kecil, parkir jangka panjang dan reservasi bertarif 9.000 KRW per hari sehingga 5 hari menjadi 45.000 KRW, sedangkan parkir jangka pendek 24.000 KRW per hari sehingga 5 hari menjadi 120.000 KRW. Incheon tidak membedakan tarif berdasarkan hari atau hari libur. Parkir reservasi bisa dipesan online mulai 45 hari hingga 4 jam sebelum perkiraan waktu masuk, dengan durasi minimal 1 hari dan kurang dari 30 hari, serta tidak dapat dipakai kendaraan setinggi 2,8 m ke atas. Namun tarif ini adalah per 2026-08 dan otoritas bandara menyatakan sedang mempertimbangkan kenaikan, jadi cek ulang sebelum berangkat.

Q5. Bagaimana jika saya baru mengetahui denda administratif parkir terlambat? Kalau Anda membayar sukarela dalam batas waktu penyampaian pendapat (minimal 10 hari) setelah menerima surat pemberitahuan awal, Anda dapat pengurangan 20%; tetapi karena surat itu dikirim ke alamat Korea dalam bahasa Korea, periode ini mudah terlewat. Bila batas waktu pembayaran lewat, ada biaya tambahan 3% ditambah 1,2% per bulan hingga maksimal 75%. Kalau kendaraannya mobil sewa, perusahaan rental mengajukan surat permohonan perubahan penanggung pembayaran ke kantor polisi wilayah dan mengalihkannya ke penyewa. Apakah pengecekan dan pembayaran bisa dilakukan di Gov24 dengan nomor registrasi orang asing tidak tercantum dalam panduan resmi, jadi perlu dikonfirmasi.


Catatan: Artikel ini bertujuan memberikan informasi umum. Tarif, denda administratif, dan ketentuan dalam artikel ini adalah nilai per 2026-08 yang kami cek dari Seoul Facilities Corporation, Gangnam-gu Urban Management Corporation, Jung-gu Facilities Management Corporation, Kantor Distrik Jung-gu dan Dong-gu Busan, Incheon International Airport Corporation, Korea Airports Corporation, Kantor Distrik Yeonsu-gu Incheon, Informasi Hukum Kehidupan Sehari-hari dari Kementerian Legislasi Pemerintah dan Pusat Informasi Hukum Nasional (Lampiran 6 dan 7 Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Lalu Lintas Jalan), serta panduan berbahasa Inggris Korea Tourism Organization. Tarif parkir ditetapkan lewat peraturan daerah tiap distrik dan pengumuman masing-masing lokasi parkir sehingga sering berubah, dan tarif Bandara Incheon sedang dipertimbangkan untuk dinaikkan. Sebagian hal (apakah standar kelas zona Busan berlaku seragam di seluruh Kota Busan, metode pembayaran Bandara Gimpo, kemungkinan pemegang kartu registrasi orang asing mendaftar parkir prioritas penghuni, pengecekan denda administratif di Gov24, dan persetujuan kartu luar negeri di mesin pembayaran otomatis) tidak dapat dikonfirmasi secara resmi sehingga kami tandai sebagai perlu dicek. Silakan cek ulang di papan informasi lokasi parkir dan halaman resmi lembaga pengelola sebelum memarkir dan sebelum keluar. LACHA tidak menyediakan layanan parkir maupun mobil sewa.

Panduan terkait

Terakhir diperbarui 2026-08-27